Disnaker Lampung Kenalkan Aplikasi Pencarian Loker

Avatar

Bandarlampung – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Provinsi Lampung kenalkan aplikasi SiGajah untuk memudahkan masyarakat mendapat informasi terkait lowongan kerja.

Aplikasi ini merupakan Sistem Informasi Ketenagakerjaan Daerah Provinsi Lampung yang diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung.

Melalui aplikasi ini diharapkan Disnaker Provinsi Lampung dapat memberikan peluang bagi pemberi kerja untuk menemukan pekerjaan yang sesuai dengan kriteria yang di inginkan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Agus Nampitu menyampaikan bahwa Aplikasi Si Gajah Lampung merupakan platform digital berbasis web yang memberikan pelayanan terkait informasi ketenagakerjaan. Aplikasi ini meliputi informasi lowongan kerja, pelatihan kerja, pemagangan kerja, dan konsultasi permasalahan ketenagakerjaan di Provinsi Lampung.

“Cukup dengan mengakses aplikasi ini akan tersedia berbagai info pencari kerja, info lowongan kerja, info pemagangan dan pelatihan serta konsultasi tentang ketenagakerjaan,” ujar Agus Nampitu.

Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto mengatakan, sosialisasi ini menyampaikan manfaat dan kegunaan Aplikasi SiGajah Lampung pada perusahaan khususnya di Provinsi Lampung. العاب سلوتس Aplikasi ini dapat dimanfaatkan perusahaan agar tidak perlu lagi mengeluarkan dana untuk pemasangan iklan lowongan kerja di media. ربح مجاني

“Saya menilai aplikasi ini sangat bermanfaat sebagai implementasi reformasi birokrasi dengan memberikan pelayanan publik yang lebih baik dan profesional untuk tercapainya pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Lampung demi mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya,” ujar Fahrizal. لربح المال

Fahrizal berharap aplikasi ini dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga masyarakat luas dapat menjangkau informasi ketenagakerjaan terutama informasi lowongan kerja yang akan berdampak langsung terhadap pengurangan angka pengangguran terbuka di Provinsi Lampung.

Fahrizal melanjutkan, sekitar tahun 2045 mendatang, negara indonesia memiliki jumlah usia produktif lebih banyak dibandingkan yang tidak produktif, ia optimis bahwa kedepannya bangsa ini mempu mengelola dan memanfaatkan bonus demografi.

Berdasarkan data statistik, pada tahun 2045 mendatang Indonesia akan menghadapi bonus demografi, dimana penduduk pada usia produktif berjumlah jauh lebih banyak dibandingkan dengan usia tidak produktif, yakni di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun.

“Artinya, kita mempunyai peluang untuk membawa bangsa kita untuk jauh lebih maju, jika mampu mengelola dan memanfaatkan bonus demografi ini. Produktivitas menjadi kunci dalam mewujudkan tujuan mulia ini”, ujar Fahrizal. (Albet/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Chat Redaksi