Unila Bangun Gedung LK dan Foodcourt

Avatar

Bandarlampung – Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr Karomani, M.Si., didampingi Dekan FISIP Unila Dra. Ida Nurhaida, M.Si. meresmikan Gedung Lembaga Kemahasiswaan dan Foodcourt FISIP Unila.

Rektor Karomani dalam sambutannya mengapresiasi langkah-langkah yang diambil dekan FISIP Unila. Ia berharap, gedung yang diresmikan bisa bermanfaat untuk mahasiswa dan civitas akademika Unila, khususnya keluarga besar FISIP.

“Semoga gedung ini bisa bermanfaat bagi mahasiswa dan para civitas akademika, dalam kesempatan ini juga saya mengajak, mari kita benahi kantin dan fasilitas lainnya supaya mahasiswa betul-betul merasa nyaman,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Dekan Fisip Unila, Ida Nurhaida melaporkan, lantai satu pada gedung yang diresmikan akan digunakan untuk memberikan layanan makanan sehat (foodcourt) yang mengusung konsep zero waste plastic dan food waste management. Saat ini pihaknya bekerja sama dengan BPU Unila melakukan seleksi tenant dengan memanfaatkan sistem pembayaran smart billing.

Pada foodcourt tersebut, tersedia delapan tenant terpilih yang akan menyediakan beragam sajian makanan dengan harga mahasiswa. Foodcourt FISIP Unila akan membangun budaya self service, di mana para pelanggan yang makan di sana melayani dirinya secara mandiri.

Sementara di lantai dua, digunakan untuk menjalankan aktivitas lembaga kemahasiswaan dengan konsep co working space, yang terdiri dari tempat untuk pelatihan, ruang rapat, lesehan, tempat duduk, dan loker untuk menyimpan barang bagi setiap lembaga kemahasiswaan. Disediakan juga dua staf tenaga kependidikan untuk melayani kegiatan mahasiswa Unila.

Selain itu terdapat juga lantai tiga yang nantinya digunakan untuk kantor alumni, diorama sejarah FISIP dan ruang arsip.

Ida menambahkan, konsep pembangunan gedung telah diwacanakan sejak tahun 2021. Tak hanya mempertimbangkan kualitas dan nilai guna, Ida memastikan pembangunan gedung memiliki nilai daya ungkit terhadap peningkatan dan penilaian beberapa lembaga pemeringkatan, salah satunya UI GreenMetric.

Perencanaan gedung ini menjadi best evidence bagi UI GreenMetric dan telah mendapatkan poin karena pada perencanaannya sudah melaksanakan manajemen inklusif.

“Mengusung konsep yang diungkapkan rektor yaitu manajemen inklusif, maka semua harus dapat menikmati gedung ini termasuk pula para penyandang disabilitas,” ungkapnya.

Acara tersebut dihadiri langsung oeh Ketua Senat Unila Dr. (can) Muhammad Basri, S.Pd., M.Pd., Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Heryandi, S.H., M.S., Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Kes., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Dr. Yulianto, M.S., beserta jajaran pimpinan tingkat rektorat dan fakultas. (Al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Chat Redaksi