Eksekusi Keputusan Relawan Tegak Lurus Jokowi, Panitia Orkestra Desk Pilkada Mulai Sambangi Kandidat Cagub

Avatar

Bandarlampung – Menindaklanjuti hasil keputusan Forum RELAWAN Tegak Lurus Jokowi Provinsi Lampung, Panitia Orkestra Desk Pilkada mulai bergerak sambangi kandidat dari partai Nasdem Herman HN untuk menggali gagasan dan ide yang dibawa untuk membangun Provinsi Lampung 5 tahun ke depan yang sejalan dengan kebijakan Pemerintah Pusat khususnya program yang digulirkan oleh Presiden Jokowi.

Dalam pertemuan yang dihadiri 12 Organisasi RELAWAN Tegak Lurus Jokowi, Bara JP, JPKP, Posraya Indonesia, Solmet, Gibran Fans, GRN, We Love Jokowi, Santri MILENIAL, Join, Gerindo, Tim7  serta perwakilan media melakukan dialog dengan Herman yang membawa visi dan misi pendidikan dan kesehatan gratis, infrastruktur, dan lapangan kerja dengan menyediakan ambulan sampai dengan membantu biaya berobat pasien tidak mampu yang tidak tercover BPJS.

Perwakilan Bara Jp, Faisal mempertanyakan infrastruktur jalan yang rusak serta kebijakan pemerintah daerah terkait hasil panen dari petani baik tanaman singkong, jagung, beras, sawit, dan karet? Manakala Herman terpilih menjadi Gubernur Lampung.

Sementara, Kahfi dari Gibran Fans membahas persoalan anak muda dalam penyerapan lapangan kerja serta dukungan pemerintah daerah terhadap pelaku UMKM yang terkendala dalam permodalan.

Selanjutnya, We Love Jokowi mempertanyakan peran pemerintah dalam merawat dan mengembangkan kesenian tradisional di Lampung. Kemudian, perwakilan media menelisik terkait kebijakan komite sekolah yang terkesan membebankan orang tua siswa.

Menanggapi pertanyaan dari perwakilan relawan tegak lurus jokowi, Herman menyatakan sanggup membereskan infrastruktur jalan 70-75%.

“Bila ada yang menyanggupi 100 persen itu hanya janji saja. Sebab bisa dilihat track record kinerja selama saya jadi walikota 2 periode,” ungkapnya.

Sementara untuk persoalan petani terkait hasil panen, Herman mengungkapkan caranya dengan menstabilkan harga yang ditentukan oleh pemerintah daerah dan bulog untuk membeli bukan malah tengkulak yang membeli hasil panen petani.

Herman menyatakan akan membentuk lumbung desa dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

Selanjutnya, terkait lapangan kerja Herman akan memberikan kemudahan perizinan bagi pelaku industri dengan memberi syarat agar tenaga kerja berasal dari Lampung dibuktikan dengan dokumen resmi kependudukan serta membantu pelaku UMKM dalam mengajukan permodalan dengan pihak bank.

Sementara, terkait komite yang terkesan membebankan orang tua siswa perlu dikaji kembali. Sedangkan, untuk kesenian tradisional Herman berjanji akan terus merawat dan mengembangkan kesenian khas daerah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Chat Redaksi